12 Ribu Pelanggan Nunggak Bayar

color-run-698417_1280

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purwa Tirta Dhrama Grobogan membentuk tim penagih khusus, untuk menangani pelanggan yang bandel. Pasalnya, hingga kini ada sekitar 12 ribu pelanggan yang masih menunggak membayar tagihan.

Tak tanggung-tanggung nilai tunggakan itu mencapai Rp 2,2 miliar. Direktur PDAM Grobogan Bambang Pulunggono mengatakan, masalah penyelesaian tunggakan pembayaran ini menjadi salah satu skala prioritas.

Menurut Bambang, untuk memaksimalkan penyelesaian tunggakan, dia sudah membentuk tim penagihan. Jumlah tim ada 18 orang yang dipimpin Kepala Satuan Pengawasan Internal PDAM Dwi Raharjo.

“Jumlah pelanggan yang menunggak pembayaran ini berkisar 12.000. Pelanggan ini menunggak pembayaran dengan kisaran 3-12 bulan. Tunggakan ini kita upayakan untuk bisa tertagih secara bertahap,” kata Bambang yang ditemui wartawan saat meninjau instalasi pengolahan air (IPA) PDAM di seberang Stadion Krida Bhakti Purwodadi, Selasa (15/11/2016).

Pria yang baru sepekan menjabat direktur itu menyatakan, penarikan piutang dari tunggakan pembayaran itu penting dilakukan. Sebab, dana yang tertagih nantinya bisa digunakan untuk biaya operasional perusahaan.

Menurut Bambang, saat ini, masih banyak peralatan terutama di IPA yang perlu perbaikan dan peremajaan. Baik kendaraan operasional maupun peralatan untuk pengolahan air.

Untuk melakukan kebijakan ini butuh biaya yang tidak sedikit. Salah satu sumber dana yang bisa didapat adalah menagih tunggakan.

“Kondisi keuangan PDAM saat ini sangat terbatas. Oleh sebab itu, penagihan tunggakan jadi salah satu solusinya. Dalam menyelesaikan tunggakan ini kita akan upayakan secara persuasif lebih dulu,” cetus mantan Direktur Perusda Purwa Aksara itu.

Sementara itu, beberapa pelanggan PDAM yang dimintai komentarnya menyatakan, mereka sengaja menunggak pembayaran karena beberapa alasan. Antara lain, kualitas air yang didapat masih belum memadai. Selain itu, distribusi air juga sering tidak lancar.
“Karena alasan inilah saya terkadang malas bayar rekening air. Kita harapkan, PDAM nantinya juga berupaya untuk meningkatkan kualitas biar pelanggan tidak enggan bayar tagihan,” ujar Lisgianti, warga Kelurahan Purwodadi.

FOLLOW ME